apa itu rel='nofollow noopener' dan perlukah noopener jika link bukan target _blank? - NesiaNet

apa itu  rel='nofollow noopener'

rel="nofollow noopener" adalah atribut HTML yang biasanya digunakan pada tag link (<a>) untuk mengatur hubungan dan keamanan tautan yang dibuka.

Contohnya:
<a href="https://example.com"
   target="_blank"
   rel="nofollow noopener">
   Kunjungi Website
</a>


Ada dua fungsi utama:
1. nofollow
Memberi sinyal kepada mesin pencari seperti Google agar tidak mengikuti tautan tersebut sebagai rekomendasi atau endorsement.

Manfaat:
- Mengurangi transfer sinyal ranking SEO melalui tautan.
- Cocok untuk link afiliasi, link berbayar, atau tautan yang tidak ingin kamu endorse.
- Google memperlakukannya sebagai petunjuk (hint), bukan larangan mutlak.
2. noopener
Meningkatkan keamanan ketika link dibuka di tab baru menggunakan target="_blank".

Manfaat:
- Mencegah halaman tujuan mengakses objek window.opener dari halaman asal.
- Mengurangi risiko serangan seperti reverse tabnabbing.
- Tidak berpengaruh langsung terhadap ranking SEO.
Perbedaan keduanya
Atribut Fungsi Pengaruh SEO
nofollow Memberi petunjuk agar link tidak dianggap sebagai endorsement Ada
noopener Melindungi keamanan browser Tidak

Mana yang sebaiknya digunakan?
Tergantung jenis tautannya:
- Link eksternal biasa: rel="noopener"
- Link afiliasi: rel="nofollow sponsored noopener"
- Link komentar pengguna: rel="nofollow ugc noopener"
- Link eksternal yang tidak ingin kamu endorse: rel="nofollow noopener"
Kesimpulan: nofollow berhubungan dengan SEO, sedangkan noopener berhubungan dengan keamanan browser.

Keduanya bisa digunakan bersamaan tanpa masalah.

















noopener tanpa target blank













rel="noopener" tanpa target="_blank" sebenarnya tidak diperlukan dalam penggunaan normal.

Contoh:
<a href="https://example.com" rel="noopener">
  Kunjungi Website
</a>


Link tersebut akan dibuka di tab yang sama (default browser).

Mengapa?
- noopener berfungsi mencegah halaman baru mengakses window.opener.
- Jika tidak menggunakan target="_blank" atau target browsing context lain, tidak ada jendela baru yang perlu dilindungi.
- Jadi, noopener tidak memberikan manfaat keamanan tambahan dalam kasus tersebut.
Rekomendasi:
Penggunaan Atribut
Link tab yang sama Tidak perlu noopener
Link tab baru rel="noopener"
Link SEO nofollow rel="nofollow"
Link tab baru + nofollow rel="nofollow noopener"

Kesimpulan: Jika link kamu tidak menggunakan target="_blank", cukup gunakan href saja, kecuali ada kebutuhan khusus terkait browsing context.

- Diperbarui pada: 07 November 2026
- Klik pada Gambar untuk Memperjelas/Memperbesar Tampilan
- Beritahu HR/Rekruter Bahwa Mendapat Info dari NesiaNet
- Jika terjadi Error, silahkan Reload/Muat Ulang halaman.