Perbedaan Perumahan, Kompleks Perumahan, Perum, Perumnas, dan Istilah Hunian Lainnya
Saat mencari rumah, kita sering menemukan berbagai istilah seperti perumahan, kompleks perumahan, perum, Perumnas, cluster, hingga real estate. Sekilas, istilah-istilah tersebut terlihat sama karena semuanya berkaitan dengan tempat tinggal. Namun, sebenarnya terdapat perbedaan dari segi makna, penggunaan, pengelolaan, dan konsep pengembangannya.
Memahami perbedaan istilah hunian ini penting, terutama bagi kamu yang sedang mencari rumah, ingin membeli properti, atau sekadar ingin mengetahui lebih jauh tentang dunia perumahan di Indonesia.
Lantas, apa perbedaan perumahan, kompleks perumahan, perum, Perumnas, dan istilah lainnya? Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Apa Itu Perumahan?
Perumahan adalah kawasan atau kumpulan rumah yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah perumahan sering merujuk pada kawasan hunian yang dikembangkan oleh pengembang properti atau developer.
Sebuah perumahan biasanya memiliki tata letak jalan, pembagian kavling, serta fasilitas pendukung seperti saluran drainase, taman, tempat ibadah, atau area bermain. Namun, kelengkapan fasilitasnya bergantung pada konsep dan skala pengembangan.
Contohnya adalah Perumahan Griya Asri, Perumahan Taman Indah, dan Perumahan Bumi Sejahtera.
Ciri-ciri perumahan:
Terdiri atas sejumlah rumah dalam suatu kawasan.
Umumnya memiliki perencanaan tata ruang tertentu.
Dapat dikembangkan oleh perusahaan swasta, badan usaha milik negara, atau pihak lain sesuai ketentuan.
Bisa menawarkan rumah subsidi maupun rumah komersial.
Fasilitas dan sistem pengelolaannya berbeda-beda.
Dengan demikian, perumahan merupakan istilah umum untuk kawasan yang diperuntukkan bagi hunian.
2. Apa Itu Kompleks Perumahan?
Kompleks perumahan adalah istilah yang umum digunakan masyarakat untuk menyebut sekumpulan rumah yang berada dalam satu lingkungan atau kawasan hunian yang relatif terpadu.
Dalam percakapan sehari-hari, istilah kompleks perumahan sering dianggap sama dengan perumahan. Misalnya, seseorang mengatakan, “Saya tinggal di kompleks perumahan dekat pasar.”
Penggunaan kata kompleks biasanya menekankan bahwa rumah-rumah tersebut berada dalam satu lingkungan yang saling berdekatan.
Ciri-ciri kompleks perumahan:
Rumah-rumah berada dalam satu lingkungan.
Memiliki jalan lingkungan dan batas kawasan tertentu, meskipun tidak selalu berpagar.
Dapat memiliki fasilitas bersama.
Pengelolaan lingkungan bisa dilakukan oleh warga, pengurus lingkungan, badan pengelola, atau pihak lainnya.
Perlu diketahui bahwa kompleks perumahan bukan selalu kategori hukum yang berbeda dari perumahan. Dalam penggunaan umum, kedua istilah tersebut sering saling menggantikan.
3. Apa Itu Perum?
Kata perum memiliki beberapa penggunaan di Indonesia sehingga perlu dipahami berdasarkan konteksnya.
Pertama, dalam percakapan sehari-hari, perum sering digunakan sebagai singkatan tidak resmi dari perumahan. Contohnya, seseorang mengatakan, “Rumah saya di Perum Melati Indah.” Maksudnya adalah rumah tersebut berada di kawasan perumahan yang bernama Melati Indah.
Kedua, Perum dapat menjadi bagian dari nama atau bentuk singkatan badan usaha. Dalam konteks badan usaha milik negara, Perum merupakan singkatan dari Perusahaan Umum, yaitu salah satu bentuk badan usaha milik negara.
Contohnya adalah Perum Perumnas, yang dikenal sebagai perusahaan umum di bidang pembangunan perumahan.
Jadi, arti kata perum tidak selalu sama. Jika digunakan sebagai bagian dari nama kawasan, kata tersebut bisa merujuk pada perumahan. Jika digunakan dalam nama badan usaha, maknanya berkaitan dengan bentuk perusahaan.
4. Apa Itu Perumnas?
Perumnas adalah singkatan dari Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional. Perumnas dikenal sebagai badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pembangunan dan penyediaan hunian.
Berbeda dengan istilah perumahan yang merupakan sebutan umum untuk kawasan hunian, Perumnas merujuk pada suatu perusahaan tertentu.
Perumnas telah dikenal masyarakat melalui berbagai proyek hunian yang dibangun di sejumlah wilayah Indonesia.
Karakteristik Perumnas:
Merupakan nama badan usaha, bukan istilah umum untuk semua kawasan perumahan.
Bergerak dalam bidang pembangunan dan penyediaan hunian.
Memiliki proyek atau kawasan perumahan di berbagai daerah.
Produk hunian dan konsep pengembangannya dapat berbeda sesuai proyek.
Sebagai contoh, jika seseorang menyebut “perumahan Perumnas”, maksudnya adalah kawasan perumahan yang dibangun atau dikembangkan oleh Perumnas, bukan berarti semua perumahan di Indonesia merupakan Perumnas.
5. Apa Itu Permukiman?
Permukiman adalah istilah yang lebih luas daripada perumahan. Permukiman mencakup lingkungan tempat tinggal manusia beserta unsur-unsur yang mendukung kehidupan sehari-hari.
Unsur tersebut dapat meliputi rumah, jalan, fasilitas umum, sarana sosial, prasarana lingkungan, dan aktivitas masyarakat.
Contohnya adalah permukiman perkotaan, permukiman pedesaan, permukiman nelayan, serta permukiman di kawasan pinggiran kota.
Dalam konteks peraturan perumahan di Indonesia, istilah perumahan dan permukiman juga memiliki pengertian yang berbeda. Secara sederhana, perumahan lebih berfokus pada kumpulan rumah sebagai bagian dari lingkungan hunian, sedangkan permukiman mencakup lingkungan hunian beserta berbagai fasilitas dan aktivitas pendukungnya.
Dengan kata lain, perumahan dapat menjadi bagian dari suatu kawasan permukiman.
6. Apa Itu Cluster atau Klaster Perumahan?
Cluster atau klaster perumahan adalah konsep pengembangan hunian yang biasanya terdiri atas kelompok rumah dengan desain, tata letak, dan fasilitas yang direncanakan secara terpadu.
Di Indonesia, cluster sering diasosiasikan dengan perumahan modern yang memiliki gerbang masuk, sistem keamanan, dan desain rumah yang relatif seragam. Namun, karakteristik tersebut tidak selalu ada pada setiap cluster.
Ciri-ciri cluster perumahan:
Rumah biasanya dirancang dengan konsep arsitektur tertentu.
Memiliki tata letak yang terencana.
Dapat dilengkapi gerbang atau sistem keamanan.
Terkadang menyediakan taman dan fasilitas bersama.
Bisa berada di dalam kawasan perumahan yang lebih besar.
Perbedaan utamanya terletak pada konsep pengembangan. Cluster biasanya merupakan kelompok hunian dengan desain atau identitas tertentu, sedangkan perumahan dapat mencakup kawasan yang lebih luas dan beragam.
7. Apa Itu Real Estate?
Real estate merupakan istilah yang merujuk pada tanah beserta bangunan atau properti yang melekat di atasnya. Dalam dunia bisnis, istilah ini juga sering digunakan untuk membahas industri pengembangan, pemasaran, dan investasi properti.
Real estate tidak terbatas pada rumah tinggal. Cakupannya dapat meliputi apartemen, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan properti komersial lainnya.
Sebagai contoh, sebuah perusahaan real estate dapat mengembangkan perumahan, membangun apartemen, atau mengelola gedung perkantoran.
Jadi, real estate memiliki cakupan yang lebih luas daripada perumahan karena berkaitan dengan properti secara umum.
8. Apa Itu Rumah Subsidi?
Rumah subsidi adalah rumah yang memperoleh dukungan pemerintah melalui skema bantuan atau fasilitas tertentu untuk membantu masyarakat yang memenuhi persyaratan agar dapat memiliki rumah.
Rumah subsidi biasanya ditujukan kepada kelompok masyarakat yang memenuhi ketentuan program, termasuk batas penghasilan dan persyaratan kepemilikan sesuai aturan yang berlaku.
Beberapa hal yang perlu diketahui:
Rumah subsidi bukan nama kawasan atau perusahaan.
Rumah subsidi dapat dibangun di kawasan perumahan.
Tidak semua rumah dalam suatu perumahan merupakan rumah subsidi.
Harga, batas penghasilan, dan ketentuan pembelian mengikuti kebijakan program yang berlaku.
Dengan demikian, istilah rumah subsidi menjelaskan skema pembiayaan atau dukungan kepemilikan rumah, bukan bentuk kawasan hunian.
9. Apa Itu Rumah Komersial?
Rumah komersial adalah rumah yang disediakan untuk dijual atau dimiliki melalui mekanisme pasar dengan harga yang ditentukan berdasarkan berbagai faktor, seperti lokasi, ukuran, fasilitas, dan kondisi pasar.
Rumah komersial dapat ditemukan di kawasan perumahan sederhana, menengah, hingga mewah.
Perbedaannya dengan rumah subsidi terletak pada skema dukungan dan persyaratan program. Rumah komersial pada umumnya tidak menggunakan skema subsidi kepemilikan yang sama dengan rumah subsidi pemerintah.
Meski begitu, istilah komersial tidak otomatis berarti rumah mewah. Rumah dengan ukuran sederhana pun dapat termasuk rumah komersial.
10. Apa Itu Perumahan Bersubsidi dan Perumahan Komersial?
Kedua istilah ini sering membingungkan calon pembeli rumah karena sama-sama merujuk pada hunian yang dipasarkan dalam suatu kawasan.
Perumahan bersubsidi merupakan kawasan yang menyediakan rumah dengan skema subsidi atau fasilitas pemerintah sesuai ketentuan. Sementara itu, perumahan komersial merupakan kawasan yang rumah-rumahnya dipasarkan secara komersial tanpa harus menggunakan skema subsidi tersebut.
Perumahan yang sama-sama dibangun oleh developer dapat memiliki segmen pasar berbeda. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat nama perumahannya, tetapi juga memeriksa jenis rumah, status sertifikat, legalitas proyek, fasilitas, dan ketentuan pembelian.
11. Apa Itu Apartemen?
Apartemen adalah hunian berbentuk unit-unit tempat tinggal yang berada dalam satu bangunan bertingkat atau kompleks bangunan.
Berbeda dengan perumahan tapak yang umumnya berupa rumah dengan akses langsung dari jalan atau halaman, apartemen biasanya memiliki ruang bersama seperti koridor, lift, lobi, dan fasilitas gedung lainnya.
Apartemen cocok bagi masyarakat yang membutuhkan hunian di kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan. Namun, biaya pengelolaan, aturan penggunaan fasilitas, dan biaya layanan perlu diperhatikan sebelum membeli atau menyewa unit.
12. Apa Itu Rumah Susun atau Rusun?
Rumah susun adalah bangunan bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan dan dibagi menjadi bagian-bagian yang dapat digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat tinggal, dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama sesuai ketentuan yang berlaku.
Rumah susun sering disingkat menjadi rusun. Salah satu bentuk yang dikenal masyarakat adalah rumah susun sederhana sewa atau rusunawa.
Rusunawa merupakan rumah susun yang unitnya disediakan melalui skema sewa. Sementara itu, rumah susun dapat memiliki bentuk penguasaan atau kepemilikan yang berbeda sesuai jenis dan ketentuan proyeknya.
Jadi, rusun tidak selalu berarti rumah sewa, karena istilah rumah susun mencakup konsep bangunan hunian bertingkat yang lebih luas.
13. Apa Itu Townhouse?
Townhouse adalah istilah yang digunakan dalam pemasaran properti untuk menyebut kelompok rumah yang dirancang sebagai satu kawasan dengan konsep, desain, atau fasilitas tertentu.
Townhouse umumnya memiliki jumlah unit yang relatif terbatas dibandingkan kawasan perumahan besar, meskipun tidak ada satu ukuran jumlah unit yang berlaku untuk semua proyek.
Konsep townhouse dapat menawarkan desain modern, lingkungan yang lebih privat, atau fasilitas bersama tertentu. Namun, karakteristiknya bergantung pada pengembang masing-masing.
Istilah townhouse juga bukan jaminan bahwa kawasan tersebut memiliki sistem keamanan, fasilitas mewah, atau status legal tertentu. Semua hal tersebut perlu diperiksa secara terpisah.
14. Apa Itu Kawasan Hunian Terpadu atau Township?
Township adalah konsep pengembangan kawasan berskala besar yang menggabungkan hunian dengan berbagai fungsi lain, seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, sekolah, fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau, dan sarana transportasi.
Dalam kawasan township, perumahan biasanya hanya menjadi salah satu bagian dari keseluruhan pengembangan.
Konsep ini dirancang agar penghuni dapat mengakses berbagai kebutuhan hidup dalam satu kawasan atau area yang saling terhubung.
Meskipun demikian, kelengkapan fasilitas dan kemudahan akses berbeda-beda pada setiap proyek. Calon penghuni perlu menilai fasilitas yang benar-benar tersedia, bukan hanya yang tercantum dalam materi pemasaran.
15. Tabel Perbedaan Istilah Perumahan dan Jenis Hunian
Agar lebih mudah dipahami, berikut rangkuman perbedaan beberapa istilah yang sering digunakan di Indonesia.
Istilah Pengertian sederhana
Perumahan Kawasan yang terdiri atas rumah-rumah untuk tempat tinggal.
Kompleks perumahan Sebutan umum untuk kumpulan rumah dalam satu lingkungan hunian.
Perum Singkatan informal dari perumahan atau bagian nama badan usaha, bergantung konteks.
Perumnas Nama badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pembangunan dan penyediaan hunian.
Permukiman Lingkungan tempat tinggal beserta sarana, prasarana, dan aktivitas pendukungnya.
Cluster Kelompok hunian dengan konsep dan tata letak tertentu.
Real estate Tanah dan bangunan serta bidang usaha properti secara luas.
Rumah subsidi Rumah yang terkait dengan skema dukungan pemerintah sesuai ketentuan.
Rumah komersial Rumah yang dipasarkan melalui mekanisme pasar.
Apartemen Unit-unit hunian dalam bangunan bertingkat.
Rumah susun Bangunan hunian bertingkat dengan bagian yang dapat digunakan secara terpisah dan bagian bersama.
Townhouse Kelompok rumah dengan konsep pengembangan tertentu, biasanya dalam satu kawasan.
Township Kawasan pengembangan besar yang menggabungkan hunian dan fungsi lain.
16. Bagaimana Cara Membedakan Istilah-Istilah Tersebut dalam Kehidupan Sehari-hari?
Cara termudah adalah dengan melihat apa yang sebenarnya sedang dijelaskan oleh istilah tersebut.
Jika membahas sekumpulan rumah yang dibangun dalam satu kawasan, istilah yang tepat biasanya adalah perumahan. Jika yang dimaksud adalah lingkungan tempat tinggal beserta fasilitas dan aktivitas masyarakatnya, istilah permukiman lebih luas dan sesuai.
Jika seseorang menyebut Perumnas, perhatikan apakah ia sedang membicarakan perusahaan atau proyek perumahan yang berkaitan dengan perusahaan tersebut. Sementara itu, jika mendengar istilah cluster, rumah subsidi, atau rumah komersial, istilah tersebut menjelaskan konsep pengembangan atau kategori rumah, bukan selalu nama kawasan.
Sebagai contoh, sebuah rumah dapat berada di dalam cluster, yang merupakan bagian dari perumahan, berada di lingkungan permukiman perkotaan, dan dijual melalui skema komersial. Artinya, beberapa istilah tersebut dapat digunakan sekaligus karena menjelaskan aspek yang berbeda.
Kesimpulan
Perbedaan perumahan, kompleks perumahan, perum, Perumnas, permukiman, cluster, real estate, rumah subsidi, apartemen, rusun, townhouse, dan township terletak pada makna serta konteks penggunaannya.
Perumahan dan kompleks perumahan biasanya merujuk pada kawasan kumpulan rumah. Permukiman memiliki cakupan yang lebih luas karena meliputi lingkungan tempat tinggal beserta unsur pendukungnya. Perumnas adalah nama badan usaha, sedangkan perum dapat menjadi singkatan informal atau bagian dari nama perusahaan. Cluster, rumah subsidi, dan rumah komersial menjelaskan konsep atau kategori yang berbeda, sementara apartemen dan rumah susun merupakan bentuk hunian dengan karakteristik bangunan tersendiri.
Dengan memahami istilah-istilah tersebut, masyarakat dapat lebih mudah membaca iklan properti, membandingkan pilihan hunian, dan menentukan rumah yang sesuai dengan kebutuhan serta anggaran.
Pada akhirnya, apa pun istilah yang digunakan, calon pembeli sebaiknya tetap memeriksa legalitas tanah dan bangunan, status sertifikat, akses jalan, ketersediaan fasilitas, serta biaya tambahan sebelum memutuskan membeli rumah.
- Jika terjadi Error, silahkan Reload/Muat Ulang halaman.