06 November 2025
berapa ttl ideal untul blogger custom domain ke .id
TTL (Time To Live) ideal untuk **custom domain Blogger ke domain .id** bergantung pada kebutuhan kamu — antara **stabilitas DNS** dan **kecepatan propagasi perubahan**.
Berikut penjelasan dan rekomendasi praktisnya 👇
---
### ⚙️ **Rekomendasi Umum**
Untuk Blogger dengan domain .id (misalnya `namadomain.id` → diarahkan ke Blogger):
| Jenis Record | Nilai TTL Ideal | Keterangan |
| ------------------------------------------------- | ---------------------------------- | --------------------------------------------------------------------------------------- |
| **A Record** | **3600 detik (1 jam)** | Aman dan cukup cepat untuk update bila ada perubahan IP dari Google. |
| **CNAME Record** | **3600 detik (1 jam)** | Umumnya stabil dan sesuai standar Google Domains / Cloudflare / Niagahoster / Rumahweb. |
| **Verification Record (CNAME unik dari Blogger)** | **600 – 1800 detik (10–30 menit)** | Supaya verifikasi lebih cepat saat setup awal. |
| **MX / TXT / lainnya (opsional)** | **3600 – 86400 detik (1–24 jam)** | Sesuaikan dengan kebutuhan (misal untuk email). |
---
### 💡 **Tips Praktis**
1. **Saat pertama kali setup Blogger:**
Gunakan **TTL rendah (300–600 detik)** agar propagasi cepat saat konfigurasi atau troubleshooting.
2. **Setelah domain berhasil aktif:**
Naikkan ke **3600 detik (1 jam)** untuk kestabilan dan efisiensi cache DNS global.
3. **Tidak perlu TTL terlalu tinggi (seperti 86400 detik)** kecuali domain sangat jarang diubah.
4. Jika kamu menggunakan **Cloudflare**, TTL bisa dibiarkan **“Auto” (default 300 detik)** tanpa masalah.
---
### ✅ **Contoh Setting Ideal**
Misalnya kamu pakai domain `namadomain.id`:
| Type | Name / Host | Value / Points to | TTL |
| ----- | ------------------- | ------------------- | ---- |
| A | @ | 216.239.32.21 | 3600 |
| A | @ | 216.239.34.21 | 3600 |
| A | @ | 216.239.36.21 | 3600 |
| A | @ | 216.239.38.21 | 3600 |
| CNAME | www | ghs.google.com | 3600 |
| CNAME | (unik dari Blogger) | (unik dari Blogger) | 600 |
---
Kalau kamu kasih tahu **nama registrar** (misalnya Niagahoster, Rumahweb, IDCloudHost, atau Cloudflare), aku bisa bantu tulis **versi pengaturan TTL-nya langsung di panel mereka**. Mau saya bantu buatkan contohnya?
bagaimana dengan 14400
TTL **14400 detik = 4 jam**, dan itu **masih termasuk aman serta umum digunakan** — terutama jika:
* Domain kamu sudah **stabil dan jarang diubah**,
* Kamu **tidak sering utak-atik DNS**,
* Dan kamu ingin **mengurangi query DNS** (lebih efisien di cache server).
Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan 👇
---
### ⚖️ **Kelebihan TTL 14400**
✅ Lebih stabil — DNS jarang berubah, jadi pengunjung lebih cepat mengakses situs (cache DNS lebih lama).
✅ Sedikit lebih hemat beban query DNS di server registrar.
✅ Umum dipakai di server hosting konvensional (shared hosting / cPanel).
---
### ⚠️ **Kekurangan TTL 14400**
❌ Kalau kamu perlu **mengubah record (misal pindah ke server lain atau update Blogger)**, propagasinya bisa butuh **hingga 4 jam** sebelum benar-benar tersinkron di seluruh dunia.
❌ Tidak ideal untuk masa setup awal atau troubleshooting.
---
### 💡 **Rekomendasi Kombinasi**
Kamu bisa pakai strategi dua tahap:
1. **Saat setup atau migrasi Blogger:**
Gunakan TTL **300 – 600 detik (5–10 menit)** biar propagasi cepat.
2. **Setelah domain stabil dan aktif:**
Naikkan ke **3600 atau 14400 detik** agar DNS lebih stabil dan efisien.
---
### 🧭 Kesimpulan:
| Kondisi | TTL yang Disarankan |
| ------------------------------- | ----------------------------------------- |
| Setup awal / verifikasi Blogger | 300–600 detik |
| Setelah aktif & stabil | **3600–14400 detik** (4 jam boleh banget) |
| Sering ubah DNS / eksperimen | 600–1800 detik |
---
Kalau kamu kasih tahu **panel DNS** yang kamu pakai (misal Cloudflare, Niagahoster, Rumahweb, atau Pandi langsung), aku bisa bantu tuliskan **contoh setting TTL 14400-nya yang paling optimal** untuk Blogger. Mau saya buatkan?
kenapa cname ghs.google.com harus dengan www tidak bisa naked
Pertanyaan yang **bagus banget** — dan ini salah satu hal yang sering bikin bingung waktu menghubungkan **custom domain ke Blogger** 😄
Singkatnya:
> **Blogger tidak mendukung CNAME langsung di “naked domain” (tanpa www)** karena keterbatasan teknis DNS standar.
Mari kita bahas dengan detail tapi tetap mudah dipahami 👇
---
## 🧱 1. **DNS Standar Tidak Izinkan CNAME di “Apex” / Naked Domain**
**Naked domain** = domain tanpa subdomain, contoh:
```
namadomain.id
```
Sedangkan **[www.namadomain.id](http://www.namadomain.id)** = subdomain.
Masalahnya:
📌 Dalam sistem DNS, **domain utama (apex/naked)** biasanya harus punya **A record** (alamat IP), bukan CNAME.
Karena jika naked domain diberi CNAME, maka:
* Kamu **tidak bisa menambahkan A record atau MX record lain** (misalnya untuk email),
* Beberapa server DNS bahkan **menolak CNAME di root domain** (itu melanggar spesifikasi RFC DNS).
---
## ☁️ 2. **Blogger Butuh CNAME ke ghs.google.com**
Blogger memakai `ghs.google.com` untuk mengarahkan domain ke server Google.
Artinya kamu **harus membuat CNAME ke `ghs.google.com`**, tapi:
* Itu **tidak bisa di root domain**,
* Maka harus di **subdomain** (biasanya `www`).
Contoh yang benar:
| Type | Host | Value |
| ----- | ------- | ------------------ |
| CNAME | **www** | **ghs.google.com** |
---
## 🔁 3. **Cara “Mengakali” Naked Domain**
Biar pengunjung yang mengetik `namadomain.id` (tanpa www) **tetap bisa masuk**, Blogger menyediakan fitur **redirect otomatis**:
### ✅ Langkah:
1. Di **Dashboard Blogger → Settings → Publishing**, aktifkan:
> “Redirect namadomain.id to [www.namadomain.id”](http://www.namadomain.id”)
2. Pastikan kamu juga punya **A record** di DNS yang menunjuk ke IP Google berikut:
```
216.239.32.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21
```
Ini membuat:
* `namadomain.id` (A record) → diarahkan ke server Google → redirect otomatis ke `www.namadomain.id` (CNAME ke ghs.google.com).
---
## 🚀 4. **Solusi Alternatif (Opsional)**
Jika kamu pakai **Cloudflare** atau DNS modern yang mendukung **CNAME flattening / ANAME / ALIAS**, kamu bisa menaruh CNAME di naked domain dengan fitur ini.
Tapi Blogger **tidak resmi mendukung** metode itu, jadi tetap disarankan pakai struktur `www`.
---
## ✍️ Kesimpulan
| Pertanyaan | Jawaban Singkat |
| -------------------------------------------------- | ----------------------------------------------------------------------------------- |
| Kenapa tidak bisa CNAME langsung ke naked domain? | Karena DNS standar tidak mengizinkan CNAME di root domain. |
| Kenapa harus pakai `www`? | Karena `www` adalah subdomain yang bisa diarahkan dengan CNAME ke `ghs.google.com`. |
| Bagaimana agar `namadomain.id` tetap bisa diakses? | Tambahkan A record IP Google + aktifkan redirect ke `www`. |
---
Kalau kamu mau, aku bisa bantu tulis **contoh setting lengkap (A + CNAME + TTL)** untuk domain `.id` kamu di panel DNS yang kamu pakai (misal Niagahoster, Rumahweb, Cloudflare, Pandi, dll).
Kamu pakai registrar yang mana?
apakah menggunakan ttl 3600 utk a record dan cname blogger tld mengganggu? atau berdampak negatif
Pertanyaan yang **sangat tepat** — terutama kalau kamu ingin memastikan performa dan kestabilan DNS Blogger tetap optimal.
Jawaban singkatnya:
> 🔹 **Tidak, menggunakan TTL 3600 (1 jam) untuk A record dan CNAME Blogger tidak mengganggu dan tidak berdampak negatif.**
> Bahkan ini adalah **nilai ideal dan direkomendasikan** oleh sebagian besar penyedia DNS profesional.
Mari kita bahas secara rinci supaya kamu benar-benar yakin 👇
---
## ⚙️ 1. Apa Itu TTL 3600 dalam Konteks Blogger?
TTL (Time To Live) = waktu (dalam detik) berapa lama server DNS lain **menyimpan cache** dari record domain kamu sebelum memeriksa ulang ke DNS aslinya.
Jadi TTL 3600 artinya:
* DNS akan **disimpan selama 1 jam** di cache resolver global.
* Setelah 1 jam, server DNS di seluruh dunia akan **refresh ulang record** dari domain kamu.
---
## 🧭 2. Dampaknya Jika TTL 3600 Digunakan di Blogger
| Aspek | Dampak |
| ------------------------------------------- | ------------------------------------------------------------------------------------------------ |
| 🔹 **Kecepatan akses situs** | Tidak berubah — TTL tidak memengaruhi kecepatan situs Blogger karena konten di-host oleh Google. |
| 🔹 **Stabilitas DNS** | Stabil. Cache DNS tetap segar tapi tidak terlalu sering di-refresh. |
| 🔹 **Perubahan DNS (misal migrasi / edit)** | Butuh waktu hingga ±1 jam untuk propagasi global (masih cepat dan aman). |
| 🔹 **Kinerja server DNS** | Baik — TTL 3600 tidak membebani server DNS kamu. |
---
## 🧱 3. Bandingkan dengan TTL Lain
| TTL | Kelebihan | Kekurangan |
| ------------------- | --------------------------------------------------------- | ----------------------------------------- |
| **300 (5 menit)** | Cepat saat setup / testing | Terlalu sering refresh DNS → beban tinggi |
| **1800 (30 menit)** | Cepat saat perubahan | Sedikit lebih sering query DNS |
| **3600 (1 jam)** | ⚡ Ideal: seimbang antara kecepatan propagasi & stabilitas | Hampir tidak ada |
| **14400 (4 jam)** | Cache lebih lama, stabil | Propagasi agak lambat kalau ada perubahan |
| **86400 (24 jam)** | Minim query DNS | Sangat lambat kalau ubah record |
Jadi TTL 3600 itu “sweet spot” — **cukup cepat untuk update, cukup stabil untuk operasional jangka panjang**.
---
## 🧩 4. Kesimpulan
| Komponen | TTL 3600 Aman? | Catatan |
| --------------------------------- | ----------------------------------- | -------------------------- |
| **A Record (216.239.xx.xx)** | ✅ Aman | Standar & direkomendasikan |
| **CNAME (www → ghs.google.com)** | ✅ Aman | Direkomendasikan juga |
| **CNAME unik verifikasi Blogger** | ✅ Aman (atau 600 untuk setup cepat) | Tidak masalah jika 3600 |
---
### 🟢 Kesimpulan Akhir:
> ✅ TTL 3600 **tidak mengganggu, tidak berdampak negatif**, dan malah **disarankan** untuk domain Blogger TLD (termasuk `.id`).
> Cocok untuk penggunaan jangka panjang, stabil, dan efisien.
---
Kalau kamu mau, aku bisa bantu tulis **template pengaturan DNS lengkap (A + CNAME + TTL)** versi Blogger TLD dengan TTL 3600 yang siap kamu copy ke panel registrar kamu (misalnya Pandi, Rumahweb, Niagahoster, Cloudflare, dll).
Mau saya buatkan?