Kartu ATM Magnetic Stripe Harus Segera Diganti ke Chip, Ini Tenggat Waktunya

Kartu ATM Magnetic Stripe Harus Segera Diganti ke Chip, Ini Tenggat Waktunya
Radar Depok

Pemblokiran ATM lama berbasis magnetic stripe akan segera  dilaksanakan oleh bank-bank di Indonesia. Namun, setiap bank memiliki batas waktu pemblokiran yang berbeda-beda ke nasabahnya. 

Aturan resmi dari Bank Indonesia (BI) mewajibkan pergantian kartu ATM nasabah dilakukan sebelum 31 Desember 2021. Akan tetapi, tenggat waktu tersebut merupakan batas maksimal.

Oleh karenanya, setiap bank menerapkan jadwal yang berbeda-beda, ada yang lebih cepat, ada yang tetap mengikuti tenggat waktu yang ditentukan BI.

Rudi As Aturridha selaku Corporate Secretary Bank Mandiri menjelaskan bahwa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menetapkan batas waktu pergantian kartu ATM berbasis magnetic stripe ke chip paling lambat pada bulan maret ini untuk kartu dengan masa berlaku sampai 2021-2022. Jika melampaui batas tersebut atau pada 1 April 2021, kartu ATM magnetic stripe dengan masa berlaku 2021-2022 otomatis langsung terblokir.

Namun, untuk kartu ATM magnetic stripe dengan masa berlaku sampai 2023-2025 masih bisa dioperasikan setelah 1 April 2021. Akan tetapi, kartu ATM tersebut tetap harus segera diganti karena batas waktu pergantian dan pemblokirannya akan dilakukan pada 1 Juni 2021.

Hal tersebut berlaku pula bagi kartu ATM magnetic stripe dengan masa berlaku sampai 2026 ke atas. Kartu tersebut juga harus tetap diganti karena batas pergantian dan pemblokirannya akan diberlakukan pada per 1 Juli 2021.

Rudi juga mangingatkan untuk para nasabah yang belum melakukan penggantian kartu debit chip untuk menyegerakkan melakukan penggantian agar terhindar dari pemblokiran.

Ia juga menambahkan bagi para nasabah yang ingin melakukan penggantian bisa datang ke kantor cabang Mandri terdekat. Dapat pula ke Mandiri CS Machine yang berlokasi di Pondok Indah Mall, Senayan City Mall, Kota Kasablanka Mall, Mandiri Cabang Depok, dan Mandiri Cabang Bekasi.

Rudi mencatat 11,2 juta pemegang kartu ATM Bank Mandiri yang menggunakan kartu berbasis chip per 31 Januari 2021 atau dapat dikatam 76,1 persen dari total Kartu ATM Bank Mandiri.

Lain halnya dengan Bank Mandiri, melalui Corporate Secretary BNI Mucharom telah menetapkan tenggat waktu pergantian dan pemblokiran kartu ATM magnetoc stripe ke chip pada 30 April 2021. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh kartu ATM magnetic stripe yang sudah berakhir masa berlakunya.

Mucharom mengungkapkan bagi para nasabah yang ingin mengganti kartu ATM-nya, bisa mengunjungi seluruh kantor cabang BNI terdekat. Nasabah juga bisa melalui BNI SONIC (Self Service Opening Account) yang merupakan layanan pembukaan rekening ganti kartu secara mandiri yang beroperasi 24 jam penuh dan gratis.

Bank BNI mencatat jumlah ATM yang sudah melakukan penggantian dari magnetic stripe ke chip telah mencapai 10 juta pengguna atau hampir 80 persen dari total kartu ATM BNI per Januari 2021.

Berbeda dari kedua bank sebelumnya, PT Bank Central Asia atau yang populer disebut BCA memberikan batas waktu pergantian kartu sesuai batas maksimal dari BI, yaitu 31 Desember 2021. Namun, bank swasta nomor 1 di Indonesia tersebut tetap meminta kepada nasabahnya untuk segera mengganti kartu ATM-nya tanpa harus menunggu batas waktu maksimal karena keamanannya lebih terjamin, hal tersebut diungkapkan oleh Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn.

Pada Februari 2021, jumlah kartu ATM BCA yang sudah berganti menjadi chip mencapai 19 juta kartu atau sepadan dengan 81 persen dari total jumlah kartu ATM BCA sekitar 23 juta kartu. (CNN Indonesia).

0 Comments

Posting Komentar