NesiaNet Desak DPR Segera Sahkan RUU PKS

Ketua NesiaNet (komunitas masyarakat di Provinsi NTB) Humaedi Suhada atau Medi mendesak DPR agar segera merampungkan tahapan legislasi berjalan agar Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) bisa segera disahkan. Menurutnya, pengesahan RUU PKS sangat krusial dan mendesak di tengah gelombang dukungan dan partisipasi dari rakyat yang menunggu kapan RUU disahkan.

"Bagi kami, RUU PKS sangat krusial untuk diselesaikan segera, kami menunggu kepastian dan berharap tidak ada yang kontra apalagi menolak secara berlebihan terhadap proses RUU PKS ini", kata Medi saat ditemui divisi pers NesiaNet di Lingkungan Banjar, Ampenan, Rabu (3/2/2021).

Ia berpandangan, RUU PKS sangat dibutuhkan karena semakin maraknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak-anak. Ia menambahkan bahwa menolak RUU PKS sama halnya dengan menyetujui kekerasan seksual.

Seperti yang dirilis pada laporan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), mengungkap bahwa sejak Januari hingga Desember 2020, terdapat 5.640 kasus kekerasan.

Adapun RUU PKS tahun ini kembali masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), sebelumnya Komnas Perempuan mengusulkan RUU PKS sejak 2021, namun DPR baru meminta naskah akademiknya pada 2016. Pada 2020, DPR RI sempat mengeluarkan RUU PKS dari prioritas prolegnas.

NesiaNet Desak DPR Segera Sahkan RUU PKS


0 Comments

Posting Komentar