Kusamnya Wajah Televisi Kita - NesiaNet

Kusamnya Wajah Televisi Kita

Kusamnya Wajah Televisi Kita
Sharing Session

The researchers also found that although watching TV was the worst sedentary behavior for both boys and girls, there were some differences between the sexes. (Shutterstock/Morrowind)

Televisi atau singkatnya TV merupakan salah satu media elektronik yang sangat mudah diakses. Di zaman sekarang ini, dengan kemajuan teknologi yang sudah sangat pesat, tak satu pun rumah yang tak memiliki televisi. It’s even one home three televisions.

Tujuan seseorang membuka/menonton televisi pada dasarnya untuk mendapatkan hiburan dan informasi dari tontonan yang disajikannya. Unfortunately, sekarang ini banyak sekali tontonan di televisi kita yang tidak memuat hal demikian, in popular way we call it Unfaedah.

Kecewa, ya kecewa adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi siaran televisi sekarang ini. Saya tergolong orang yang jarang menonton televisi, entah karena kesibukan, tidak ada televisi di kos, dan ill-feel alias tidak selera dengan acara-acara Tv kita saat ini. While, if Television flaunting useful and interesting content, maybe I would rather watch live streaming television on YouTube.

Well, kenapa saya mengatakan kecewa? Karena siaran Tv sekarang ini kebanyakan mengandalkan infotainment (gosip), sinetron, stand-up comedy, dan reality show yang penuh akan setting-an dan gimmick.

Sangat sedikit televisi yang menyajikan konten yang bisa membuka wawasan, mendidik, dan benar-benar memberi hiburan. Acara berita pun yang saya lihat sekarang ini, ditayangkan hanya sebentar, dan berita yang ditayangkan seringkali diulang dari pagi hingga malam, dan informasinya itu-itu saja.

Ada beberapa program acara hiburan Indonesia yang menurut saya isi dari program tersebut kurang bermanfaat, bahkan kurang sesuai dengan judulnya. Funny to say, but there is no relation between tittle and content, fake content.

Beberapa program acara tersebut memang mengandung unsur hiburan, namun biasanya diselingi dengan hal-hal yang kurang baik untuk ditonton. Seperti program acara musik di salah satu channel televisi yang malah lebih banyak cuap-cuap tidak jelas di antara para host-nya daripada menayangkan musiknya.

Kesel tidak sih, waiting for the music to play, or waiting for the update info about music, but instead watching the obscure chat between the hosts. Wasting time is the appropriate word to describe this case. Andai tontonan dalam televisi dapat kita skip as what we want, sayangnya televisi bukan YouTube.

Kemudian sinetron. Sinetron yang disajikan kebanyakan menceritakan tentang anak gaul, cinta, pacaran, patah hati, and anything else like that which for me is not suitable for teenagers.

We need something to watch, which at least contains lesson for us to practice in our daily life. We are teenagers, need lessons that are more than just a love. You understand what I mean, don’t you?

Kemudian siaran infotainment, you know lah, memperlihatkan kita bagaimana artis/orang penting di negeri ini bergelimang harta, kawin-cerai, mengadakan pernikahan dengan biaya miliaran,etc. For me, that information is not important, dan bahkan mengajak kita untuk berfikir dan membicarakan ‘privacy’ orang lain yang belum tentu benar.

Terlepas dari siaran/konten di atas yang menurut saya bad to us to watch, I have some list interesting television content, and also contain many benefits.


Kick Andy

Kick Andy adalah sebuah acara talk show yang dipandu oleh Andy F. Noya, acara ini menyuguhkan sebuah kisah kehidupan nyata yang informatif, edukatif seta inspiratif dari narasumber yang dihadirkan.

Tak jarang juga Kick Andy menghadirkan narasumber dari tempat terpencil yang karya dan kisah hidupnya menjadi inspirasi banyak orang, sehingga akan ada banyak cerita seru seputar masyarakat Indonesia yang disuguhkan lewat acara talk show ini.

Mata Najwa

Sebuah program talkshow inspiratif yang dipandu oleh jurnalis muda nan berbakat Najwa Shihab dan selalu konsisten menghadirkan topik-topik menarik dengan narasumber kelas satu.

Sebut saja Presiden RI ke – 3 (Bacharuddin Jusuf Habibie), Presiden RI ke-5 (Megawati Soekarno putri), dan Mantan Gubernur DKI yang sekarang menjabat sebagai Presiden RI (Joko Widodo) pernah merasakan pertanyaan kritis serta menggelitik dari Najwa Shihab. Tayangan ini cocok untuk mahasiswa, karena dapat melatih kita untuk berfikir kritis.

My Trip My Adventure (MTMA)

MTMA adalah sebuah program dokumenter wisata yang ditayangkan di stasiun televisi trans Tv, mengajak kita berpetualang dan mengeksplorasi keindahan alam negeri kita tercinta ini.

Mulai dari keindahan pulau sampai keindahan lautnya, semua disuguhkan dengan cara yang berbeda dan menghibur. This show is recommended for the travelers, who knows bisa mendapatlist baru tempat-tempat indah yang belum dikunjungi.

Laptop Si Unyil

Laptop Si Unyil ini adalah sebuah program acara yang menggali ilmu pengetahuan dan teknologi serta membahas juga mengenai permainan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Boneka Unyil berperan sebagai pemandu yang akan bertutur dan bercerita pada pemirsanya mengenai apa yang sedang dibahas.

Laptop Si Unyil adalah program acara yang sangat mendidik plus menghibur untuk ditonton semua kalangan.

On the Spot (OTS)

On the Spot adalah program informatif yang menayangkan berbagai hal unik yang terkadang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya. Program ini disertai penjelasan ringan. Menyaksikan acara ini membuat kita mengetahui berbagai hal menarik dari seluruh penjuru dunia. Acara ini juga dikemas secara unik.

Modern Moms

Modern Moms merupakan program parenting yang menyajikan tips dan juga solusi bagi para Ibu. Seorang ibu harus dapat menjadi ibu modern yang dapat berkreasi dan juga mandiri.

Meskipun saya masih remaja, saya senang mengikuti acara ini. Acara ini menampilkan mama muda dengan kreativitasnya membuat berbagai kreasi handmade dari barang bekas, sampai tips-tips bagaimana cara untuk bergaya hidup sehat dengan olahraga, dan memberi informasi berbagai resep masakan.

Acara ini memiliki konsep yang menarik dan mampu menyampaikan tema-tema inspiratif, informatif, menghibur serta edukatif yang dibawakan secara santai dan menyenangkan.

Itulah sederet uraian wajah televisi masa kini. Mungkin kita tidak bisa menjadi bagian dalam menentukan apa yang harus mereka (produser/perusahaan TV) tayangkan, setidaknya kita menghindarkan diri untuk menonton tontonan yang tidak layak, agar mereka akhirnya memproduksi tontonan yang layak untuk ditonton.

I do really hope that stasiun TV lebih bijak dalam menentukan isi program-programnya. Tidak cuma memikirkan rating, tetapi juga memikirkan dampak dari tayangan sehingga dapat menjadi salah satu media mencerdaskan bangsa, bukan melakukan pembodohan dan perusakan otak secara massal.

Sebagai remaja kita perlu lebih cerdas dalam memilih tontonan di televisi. The quality of ourselves is also determined by what we watch. Be a smart and wise audience, the program that you watch is the mirror of your life. It’s a little bit your reflection.


(Nur'afni Farhana)


EmoticonEmoticon

Formulir Kontak